Naratawa.id - Secara harfiah, Feng Shui (风水) memiliki arti angin (feng) dan air (shui). Ilmu ini sudah menjadi sains kuno yang sudah ada sejak 6000 tahun silam. Angin dan air dalam budaya Cina dikaitkan dengan kesehatan yang dan keberuntungan.
Sementara, menurut National Geographic, Feng Shui adalah seni Tiongkok kuno menata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan dengan cara yang akan membawa kedamaian dan kemakmuran.
Kolam ikan, terutama yang dirancang dengan prinsip Feng Shui, telah lama menjadi elemen populer dalam desain dan interior rumah .
Kolam Feng Shui Lebih dari sekadar fitur estetika, kolam ikan Feng Shui diyakini dapat membawa energi positif, kemakmuran, dan ketenangan bagi penghuni rumah bahkan bisa jadi tempat mediasi .
Dengan perpaduan elemen air, kehidupan (ikan), dan tanaman, kolam ini menciptakan mikrokosmos yang selaras dengan alam membuat penghuni jadi lebih rileks dan nyaman .
![]() |
| Contoh Kolam Feng Shui Simpel indor dengan warna Soft |
Mengapa Kolam Ikan Feng Shui Jadi Trend ?
Dalam Feng Shui, air melambangkan kekayaan dan kelimpahan. Air yang bergerak, seperti yang ada di kolam ikan, dipercaya dapat mengaktifkan energi positif dan menarik keberuntungan finansial. Ikan, khususnya ikan mas koki atau koi, juga merupakan simbol keberuntungan, ketekunan, dan umur panjang.
Keberadaan kolam tidak hanya menambah keindahan visual tetapi juga memperkuat aliran positif.
Tren Desain Kolam Ikan Feng Shui Modern
Tren kolam ikan Feng Shui saat ini menggabungkan prinsip-prinsip tradisional dengan estetika modern, menciptakan desain yang fungsional, indah, dan selaras.
Desain Minimalis dan Geometris :
Kolam dengan bentuk kotak, persegi panjang, atau lingkaran yang bersih dan tajam semakin diminati.
Desain minimalis ini cocok untuk rumah modern dan memberikan kesan elegan tanpa mengurangi esensi Feng Shui.
Material Kolam Feng Shui seperti beton ekspos, batu alam potong rapi, dan stainless steel sering digunakan untuk menciptakan tampilan yang kontemporer.
![]() |
| Contoh kolam feng shui semi outdor |
Kolam dalam Ruangan (Indoor Ponds) :
Tren kolam ikan tidak hanya terbatas pada area luar ruangan. Kolam ikan dalam ruangan, baik di ruang tamu, koridor, atau taman dalam, menjadi fokus utama. Ini memungkinkan pemilik rumah untuk menikmati ketenangan dan keindahan kolam secara langsung, sekaligus meningkatkan kualitas udara dan kelembaban di dalam rumah. Desain indoor seringkali lebih kecil dan dilengkapi dengan pencahayaan artistik.
Integrasi dengan Fitur Air Lain :
Kolam ikan seringkali diintegrasikan dengan fitur air lainnya seperti air terjun mini, dinding air (water wall), atau pancuran. Gerakan air yang bervariasi ini tidak hanya menambah dinamika visual dan suara yang menenangkan tetapi juga dipercaya dapat meningkatkan aliran chi di area tersebut.
Pemanfaatan Tanaman Air dan Elemen Alami :
Meskipun desain bisa modern, penambahan tanaman air seperti teratai, eceng gondok, atau papyrus tetap menjadi elemen penting.
Tanaman ini membantu menjaga kualitas air, menyediakan tempat berlindung bagi ikan, dan menambahkan sentuhan alami yang esensial untuk keseimbangan Feng Shui.
Penggunaan batu-batuan alami, kerikil, dan kayu apung juga membantu menciptakan ekosistem yang seimbang.
Sistem Filtrasi stabil dan Berkelanjutan :
Dengan semakin tingginya kesadaran akan keberlanjutan, kolam ikan modern dilengkapi dengan sistem filtrasi yang canggih dan efisien. Filter biologis, filter UV, dan sistem sirkulasi air yang baik memastikan air kolam tetap bersih dan sehat bagi ikan, sekaligus mengurangi kebutuhan akan perawatan yang intensif.
Pencahayaan LED Inovatif :
punya kolam di rumah rasanya tidak afdol kl di kasih lampu , pencahayaan memainkan peran krusial dalam menonjolkan keindahan kolam ikan, terutama di malam hari.
Lampu LED bawah air dan lampu sorot eksternal digunakan untuk menciptakan efek dramatis, menyoroti ikan dan tanaman, serta menambahkan nuansa magis pada kolam.
Patokan Feng Shui dalam Desain Kolam Ikan :
Lokasi : Idealnya, kolam ikan ditempatkan di area timur (kesehatan dan keluarga), tenggara (kekayaan dan kemakmuran), atau utara (karir) dari properti Anda. Hindari menempatkan kolam langsung di depan pintu utama karena dipercaya dapat "mengalirkan" kekayaan keluar.
Bentuk : Bentuk kolam yang berliku atau organik dipercaya lebih baik karena menyerupai aliran alami, meskipun bentuk geometris modern juga dapat diterima asalkan memiliki sudut yang lembut.
Jumlah Ikan : Angka 9 adalah angka keberuntungan dalam Feng Shui. Kombinasi 8 ikan mas koki/koi berwarna cerah (melambangkan kemakmuran) dan 1 ikan mas hitam (dipercaya menyerap energi negatif) adalah pilihan yang populer.
Kualitas Air : Air yang jernih dan bersih sangat penting. Air yang keruh atau kotor dapat menarik energi negatif baik dampak kepada ikan atau tuannya .
Keseimbangan Elemen : Pastikan ada keseimbangan antara elemen air (kolam), kayu (tanaman), tanah (batu), dan logam (dekorasi), yang semuanya mendukung sirkulasi chi yang harmonis.
Dengan mempertimbangkan tren desain modern dan prinsip-prinsip Feng Shui, Anda dapat menciptakan kolam ikan yang tidak hanya memperindah rumah tetapi juga membawa aliran energi positif dan keberuntungan bagi kehidupan Anda.



.png)

