Berikut adalah biografi lengkap, data, dan fakta perjalanan karier Mira Murati hingga menjadi salah satu wanita paling berpengaruh di dunia.
Nama Lengkap : Ermira Murati
Tempat, Tanggal Lahir : Vlorë, Albania, 16 Desember 1988
Pendidikan : Teknik Mesin (Dartmouth College) & Matematika (Colby College)
Status Terkini : Founder & CEO Thinking Machines Lab (Startup AI Baru)
Predikat : Masuk dalam daftar 100 Most Powerful Women versi Fortune dan TIME 100 AI.
1. Masa Kecil dan Pendidikan (1988–2012)
Lahir di Albania di tengah masa transisi politik, Mira tumbuh dengan rasa ingin tahu yang besar terhadap sains.
Pada usia 16 tahun dia pindah ke kanada , ia memenangkan beasiswa untuk bersekolah di Pearson United World College of the Pacific di Kanada.
Gelar Ganda (Dual-Degree) : Ia melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat dan meraih dua gelar sekaligus :
Bachelor of Arts (BA) dalam Matematika dari Colby College (2011).
Bachelor of Engineering (BE) dalam Teknik Mesin dari Thayer School of Engineering, Dartmouth College (2012).
2. Perjalanan Karier Sebelum OpenAI/ ChatGpt(2012–2018)
Sebelum terjun ke dunia AI generatif, Mira mengasah kemampuannya di perusahaan teknologi tingkat tinggi , ia Memulai karier sebagai analis musim panas dan insinyur dirgantara.
Pada tahun (2013–2016) ia Menjabat sebagai Senior Product Manager untuk Model X. Di sini, ia terlibat dalam pengembangan Autopilot, yang memicu ketertarikannya pada penerapan AI di dunia nyata.
Pada tahun (2016–2018) ia Sebagai VP Produk dan Teknik, ia mengerjakan teknologi Augmented Reality (AR) dan sistem kontrol berbasis gerak tangan.
3. Era Keemasan di OpenAI (2018–2024)
Mira bergabung dengan OpenAI/ ChatGot saat perusahaan tersebut masih merupakan laboratorium riset kecil. Ia berperan besar dalam transisi OpenAI dari organisasi nirlaba menjadi entitas bisnis (capped-profit).
Evolusi jabatan dia Dimulai sebagai VP Applied AI & Partnerships, ia kemudian naik menjadi CTO pada Mei 2022.
Dia memngembangkan Chatbot yang mengubah cara dunia berinteraksi dengan informasi dia Ia memimpin tim pengembangan dan peluncuran Chatbot yang mengubah cara dunia berinteraksi dengan informasi, sistem AI yang mengubah teks menjadi gambar dam Model bahasa tercanggih dan model penghasil video realistis.
Namun Pada krisis internal OpenAI November 2023, ia sempat menjabat sebagai CEO sementara, karna Sam Altman di pecat dari perusahaan open Ai , Namun setelah Sam Altman Kembali di Open Ai mira mundur dari jabatan CEO, dengan kondisi perusahaan tetap stabil selama beberapa hari sebelum Sam Altman kembali.
Murati bukan sekadar pemimpin teknis, dia juga merupakan seorang visioner strategis.
4. Babak Baru : Thinking Machines Lab (2024–Sekarang)
Pada September 2024, Mira Murati membuat kejutan dengan mengumumkan pengunduran dirinya dari OpenAI setelah 6,5 tahun mengabdi.
Mira mempunyai Visi Baru, Ia mendirikan Thinking Machines Lab, sebuah startup AI yang berfokus pada sistem AI kolaboratif yang etis dan dapat disesuaikan.
Per tahun 2025, startup barunya dikabarkan telah mendapatkan pendanaan besar dengan valuasi mencapai puluhan triliun Rupiah (sekitar US$10 miliar).
Dilansir dari media enterprenuer.bisnis.com , Meta milik Zuckerberg ingin merebut Mira Muria dan tim nya untuk bergabung di META , ia menawarkan paket kompensasi gaji mulai dari US$200 juta hingga US$1 miliar kepada beberapa anggota tim Murati untuk bergabung dengan Superintelligence Lab yang baru diluncurkan. Namun, setiap tawaran itu ditolak.
Sumber mengatakan tim Thinking Machines Lab yakin ekuitas mereka di startup ini berpotensi jauh lebih bernilai, dan yang lebih penting, mereka lebih menghargai independensi dan visi Murati daripada gaji dari perusahaan teknologi besar.
Penolakan tawaran yang menggiurkan dari Meta menunjukkan keyakinan mereka terhadap misi dan potensi jangka panjang perusahaan rintisan tersebut, Tim mira lebih percaya Misinya dari pada sekedar uang yang di tawarkan oleh Mark Zuckerberg dengan Uang Besar.
Kepemimpinan Mira Murati dengan kaya jenuis tapi santai dan tenang telah diakui di seluruh dunia, membawanya masuk dalam daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di AI versi Time (2024) dan 100 Wanita Paling Berpengaruh di Bisnis versi Fortune (2023) yang di lansir oleh Times Of India .



